Langsung ke konten utama

Resensi Resolusiku by @edi_akhiles

Buku ini adalah buku remaja religi pertama karya @edi_akhiles.

A. Identitas Buku

Judul : Resolusiku

Penulis : @edi_akhiles

Penerbit : DIVA Press

Kota terbit : Banguntapan, Yogyakarta

Tahun terbit : (April) 2014

Tebal : 212 hlm.

Ukuran : 13 × 19 cm

Kategori : Nonfiksi religi

B. Isi Buku

Ada alasan mengapa penulis memberikan judul seperti itu, lalu di bawahnya terdapat keterangan bahwa buku ini berisi kisah-kisah islami. Resolusi yang dimaksud penulis adalah janji, komitmen, dan cita-cita. Penulis memberikan contoh resolusi yang top-markotop bagi muslim/muslimah. 

Penentuan resolusi berawal dari proses evaluasi atau intropeksi diri. Penulis menyajikan beberapa kisah islami di buku ini dengan maksud agar pembaca bisa menjadikannya sebagai alat untuk membuat itu. Sumber kisah-kisahnya dari kitab-kitab salaf yang sangat masyur, antara lain Multaqatul Hikayat, Al-Bidayah wan Nihayah, dan Ushfuriyah.

Isi bukunya dapat dilihat dari blurb dan daftar isi berikut ini.



Buku ini ditujukan untuk remaja, sehingga bahasanya disesuaikan dengan mereka. Jadi, bagi Anda yang sudah melewati usia remaja, diharap menyesuaikan diri. 

C. Penilaian Buku

1. Kelebihan buku

- Sampul depannya timbul

- Setiap halamannya full color

- Kisah-kisah islaminya bersumber dari kitab-kitab salaf yang sangat masyur

- Ilustrasinya sangat bagus. Selain berbentuk pola, ada gambar kartun manusia, baik berupa adegan atau bukan.

- Penulis mengawali cerita dengan pembukaan tentang tema kisah islaminya

- Di tengah-tengah kisah islami diberi jeda berupa narasi dari penulis tentang cuplikan kisah islami yang sudah diberikan

- Di akhir setiap kisah, penulis memberikan penutupan tentang kisah islami yang sudah diberikannya

- Isi bukunya diberi ilustrasi seperti diary, dan narasi dari penulis diberi ilustrasi yang berbeda 

- Kisah-kisah yang diberikan penulis sungguh mengagumkan. Banyak pelajaran islami yang dapat diambil beserta konsekuensinya

- Bahasa yang digunakan penulis ringan

2. Kekurangan buku

Judulnya kurang tepat. Memang ada contoh resolusi bagi muslim/ah, tetapi tidak disebutkan apakah contoh itu adalah resolusi penulis atau bukan, dan tidak ada keterangan apakah contohnya terinspirasi dari kisah-kisah islami di buku ini. Jika iya, sebaiknya diletakkan di akhir buku

D. Profil Penulis

@edi_akhiles lahir di Sumenep, Jatim pada 13 November 1977. Nama aslinya adalah Edi Mulyono. Namun, waktu bayi diberi nama Herman Hidayatullah. Lalu, saat gila nulis cerpen di koran pada era 2000, beliau menggunakan nama Edi AH Iyubenu.

Edi tumbuh dalam keluarga yang cukup. Hidupnya dihabiskan di kampung sebelum pindah ke pesantren di Jombang. Pada tahun 1995, beliau sekolah di Jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum di UIN (dahulu IAIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Lalu, beliau melanjutkan sekolah S-2 jurusan Filsafat Agama dan doktoral di sana juga. 

Pada bulan Maret 1996, cerpen Edi yang berjudul Den Bagus dimuat di harian Kedaulatan Rakyat. Itulah awal Edi jadi gila nulis. Akhirnya pada tahun 2000, nama beliau dimasukkan ke dalam Angkatan Sastra 2000. Pada bulan Februari 2001, Edi merintis sebuah penerbitan yang sekarang dikenal dengan nama DIVA Press Group. Yup, penerbit bukunya ini. 

Pada tahun 2013, Edi dinobatkan sebagai salah satu pegiat sastra Indonesia oleh Balai Bahasa Yogyakarta. Pada awal tahun itu, beliau mendirikan Program Menulis Fiksi secara gratis dan berskala nasional, yaitu #KampusFiksi. Dari program itu, banyak pemuda yang berhasil menerbitkan novel di penerbit-penerbit mayor. 

Bersama penerbit dan program menulisnya di atas, Edi getol menggelar lomba-lomba menulis dan menerbitkan karya-karya anak muda yang kreatif. Meski mereka belum memiliki nama yang besar, beliau sangat percaya bahwa karya akan mengalahkan nama. 

Selain penerbit dan program menulisnya, Edi juga mendirikan Asrama Menulis untuk mahasiswa kurang mampu di Gedong Kuning. Beliau dan mereka menggagas kegiatan #YukBerbagi, misalnya #AksiSejutaBukuGratisUntukPerpus. 

Edi banyak menerbitkan karya, antara lain:

1. Andai Aku Jalan Kaki Masihkan Engkau Selalu Ada Untukku?,

2. Ah, Tuhan Sayang Padaku, Kok,

3. Trio (Lebih) Macan,

4. Brengseknya Aku!,

5. Thx for Auratmu,

6. Orang Pelit Pantatnya Item,

7. Hari-Hari Paling Menyebalkan dalam Hidupku,

8. Rogoh Ah...,

9. CEO Koplak, dan

10. Penjaja Cerita Cinta.

Selain itu, Edi juga pernah menerbitkan buku islami, yaitu Dijual Murah Surga Seisinya dan Matematika Diri. Anda bisa menyapa beliau lewat blog ediakhiles.blogspot.com dan mengkritik bukunya ini lewat email ircisod68@yahoo.com, Facebook Edi Akhiles, atau Twitter @edi_akhiles.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

  Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia    Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya.    Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya.       Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang ak...

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...