Langsung ke konten utama

Resensi Buku Meng "Gerbang Misterius" (versi berwarna) karya Rendra M. Ridwan

 


Identitas Buku


Jenis Buku : Kumpulan komik 

Genre Buku : Fantasi, semi-fabel, kartun

Nama Penerbit : Muffin Graphics (PT Cerita Anak Bangsa) 

Kota Terbit : Bandung

Tahun Terbit : 2019

Jumlah Halaman : 88 hlm. 


Isi Buku 


       Seperti yang tertulis di pojok atas, buku ini merupakan buku series Meng. Namun, buku ini bukan series novel, melainkan cerpen. Untuk judulnya, kita bisa melihat di sampul belakang, yaitu Kucing Raksasa, Dokter Monster, Jadi Pelukis, Gerbang Misterius, dan Sang Pesulap. Sesuai tulisan di pojok sampul depan dan cuplikan komik di sampul belakang, buku ini merupakan buku komik berwarna, bahkan semua halaman berwarna. Sesuai gambar sampul, kumpulan komik ini lebih ditujukan untuk anak-anak. 

       Bagaimana dengan isinya? 

       Pertama, Kucing Raksasa, tiba-tiba Meng berubah menjadi raksasa karena sebuah makanan gratis di pinggir jalan. Kedua, Dokter Monster, Meng menjadi dokter setelah mendengar banyak monster yang sakit. Ketiga, Jadi Pelukis, Meng ingin melukis saat Mia—pemiliknya—mewarnai. Keempat, Gerbang Misterius, penulis menceritakan tentang Meng dan Iput menemukan gerbang misterius. Dengan kepolosan dan keluguan Iput, mereka terjebak di gerbang itu. Terakhir, Sang Pesulap, Iput menawarkan Meng sebuah peralatan sulap. Meng pun menunjukkan sulapnya kepada Mia, dan Mia tidak mau kalah. 

       Oh iya, penulis menambahkan satu komik pembelajaran dengan judul "Buru-Buru Sih" yang dijadikan satu judul dengan "Sang Pesulap". Di subbab ini, Meng merasa takut kehabisan stok makanan di toko sehingga meminta Mia untuk cepat-cepat. 


Penilaian Buku


       Menurutku, buku komik ini banyak menyuguhkan unsur komedi, apalagi pada bagian Meng dan Iput terjebak ke dalam dunia gerbang misterius dan pada saat Meng menjadi pesulap. Dengan angka tahun kelahiran komikus, yaitu 1983, komikus tampak begitu lihai dalam menceritakan kumpulan komik ini. 




       Untuk kekurangannya, buku kumpulan komik ini tidak ada nomor serinya, jadi kita tidak tahu buku ini seri ke berapa dan tidak tahu mana seri Meng yang pertama. Biasanya buku pertama akan menceritakan latar belakang sebuah cerita fantasi itu ada, seperti Spiderman yang memiliki kekuatan setelah digigit laba-laba. Kan, aneh kalau tiba-tiba pembaca langsung disuguhi cerita fantasi tanpa tahu dari mana asal kekuatan itu, atau dari mana binatang-binatang dan monster-monster itu muncul. 

       Oh iya, penerbit juga mengunggah video unboxing-nya di akun Youtubenya. Nama channelnya Muffin.graphics (Muffin Graphics). Bisa search di beranda dengan kata kunci "unboxing gerbang misterius". Di Youtube tersebut juga ada video Meng, tetapi berupa gambar bergerak. Untuk animasinya, bisa ditonton di Youtube Mana Banana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

  Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia    Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya.    Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya.       Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang ak...

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...