Langsung ke konten utama

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

 

Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia

   Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya. 
  Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya. 
     Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang akan terjadi 2 hari lagi. 
   Belum selesai menjelaskan, monster tumbuhan datang lagi. Salah satu tentara mengorbankan dirinya agar yang lainnya selamat, walau orang-orang yang selamat terlempar dari gedung. Setelah berdiskusi tentang rencana selanjutnya, sang ayah tidak mau ikut dengan rencana kelompok tentara. Namun, ketika si anak sependapat dengan kelompok tentara, sang ayah tidak punya pilihan lain selain ikut mereka. 
         Setelah berjalan beberapa meter, gelombang hijau kecil datang. Mereka segera menjauh dari titik gelombang hijau. Di depan adalah jalan buntu, tetapi ada bus sehingga mereka berencana berlindung dj bus. Namun, salah satu tentara berhasil ditangkap oleh monster tumbuhan. 
       Di bus, semua orang terombang-ambing karena gelombang hijau monster tumbuhan, hingga berakhir di sebuah gedung pencakar langit lantai belasan. Sialnya, di sana tidak ada sinyal sehingga tidak bisa berkomunikasi dengan komandan tentara. Namun, di gedung sebelah ada menara sinyal dan mereka bisa ke sana dengan jembatan penghubung gedung. 
     Setelah sampai di tengah jembatan, pijakan jembatannya hilang beberapa. Mereka tetap bisa ke sana dengan pijakan di pinggir (ayah/ibu jembatan), tetapi sangat berbahaya. Ketika si anak masih dalam proses melewati pijakan pinggir jembatan, gelombang hijau kecil datang lagi. Salah satu tentara mencoba menolongnya, tetapi talinya akan putus jika mereka berdua kembali ke jembatan. Ketika talinya hampir putus, sang tentara mengorban diri agar sang anak selamat. 
       Sesampainya di gedung sebelah, akhirnya mereka bisa berkomunikasi dengan komandan tentara. Rencana pemusnahan inti monster tumbuhan sempat dibatalkan karena kemungkinan berhasilnya kecil, tetapi sang ayah mencoba membujuk agar rencana itu tetap dilaksanakan. Bujukan itu berhasil dan komandan tentara meminta voting kepada seluruh kelompok tentara. 
     Setelah diputuskan bahwa rencana akan tetap dilaksanakan, gerombolan pembujuk itu menuju stasiun alat pemusnahan inti monster tumbuhan. Namun, setelah alatnya digunakan, suntiknya benar-benar tidak bisa mencapai inti monster tumbuhan. Lalu, seseorang punya ide untuk meledakkan tempat itu. Sang ayah dan dua tentara pun pergi ke bawah tanah dengan membawa bom. Di bawah tanah, salah satu tentara mengorbankan diri ketika monster tumbuhan hendak menyerang rekannya. Sang ayah meminta tentara satunya untuk keluar dari sana, lalu dia mengorbankan diri. 
       Hasil bujukan dan pengorbanan tentara-tentara tidak sia-sia. Monster tumbuhan benar-benar sudah musnah. Kelegaan dan kesedihan bercampur jadi satu. Lega karena berhasil mencapai tujuan dan sedih karena ditinggalkan oleh orang yang disayangi mereka masing-masing.  

Sumber : YouTube Q1Q2 Movie Channel Indonesia
Judul : Mulai Ulang Bumi | Terbaru Film Fiksi ilmiah Bencana alam | Subtitle Indonesia Full Movie HD
Link : https://youtu.be/IkTkvdnrfr8?si=LpgptdN0SJi7uoLx

 Bagi yang mau mutualan (subscribe2an) YouTube dengan saya, silakan komentar di salah satu video saya. My account: Putri Mariamulia (@poetreemalu)
  Bagi yang mau masuk grup mutualan YouTube, silakan masuk link ini: https://chat.whatsapp.com/FtrCuumbnUq9heClj6EwAB. Ditunggu sampai 7 Februari 2025 pukul 21.00 WIB. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...