Langsung ke konten utama

Resep Sayur Pepaya Santan ala Putri Mariamulia Utami

 

Jumlah bahan-bahan di bawah ini disesuaikan dengan praktik di dunia nyata. Kira-kira cukup untuk tujuh orang.

Apa saja bahan-bahannya?

1. Pepaya mentah (ukuran dua kepalan tangan) 1 buah

2. Loncang/daun bawang 2 buah

3. Seledri 2 buah

4. Kelapa ¼—½ buah atau santan instan 1 bungkus

5. Merica 50 butir

6. Ketumbar 25 butir

7. Kemiri 1 buah

8. Kunyit/kunir 1 jempol orang dewasa

9. Bawang merah (ukuran kecil) 8 buah

10. Bawang putih (ukuran sedang) 3 buah

11. Air 2 gelas besar

12. Garam secukupnya

13. Gula 1 sdm

14. Cabai keriting dan cabai rawit (sesuai selera)

Bagaimana cara membuat sayur Pepaya Santan alaku?

1. Kupas pepaya dan buang bijinya.

2. Kupas kunyit, bawang merah, dan bawang putih.

3. Buang tangkai cabai, akar loncang, dan akar seledri.

4. Cuci pepaya, kunyit, bawang merah, bawang putih, cabai, loncang, seledri, dan kelapa. 

5. Potong-potong pepaya (saranku: potong jadi kotak-kotak kecil), cabai keriting, loncang, dan seledri.

6. Parut kelapa, remas-remas dengan air 1 gelas besar, lalu saring dan peras.

7. Haluskan merica, ketumbar, kemiri, kunyit, bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit.

8. Tumis bumbu (no. 7) dan potongan cabai keriting.

9. Setelah bumbu tercium harum atau berubah warna menjadi kuning kecokelatan, masukkan air 1 gelas besar, garam, dan gula.

10. Ketika sudah mendidih, masukkan potongan pepaya.

11. Saat pepaya sudah setengah matang, masukkan loncang, seledri, dan santan.

12. Ketika sudah mendidih, matikan api.

Dengan begini, sayur Pepaya Santan sudah matang. Selamat mencoba. 

Resep ini juga sudah saya unggah di YouTube putrimaria9037. Namun, ditambah tahu dan judulnya beda, yaitu Resep Sayur Pepaya Tahu Santan. Sampulnya:



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komik First Love Decoration! by Mikuri Hanaboshi

       Buku komik Love Decoration! ini berasal dari Jepang dengan judul aslinya Hatsukoi Decoration!, yang diterbitkan oleh Shogakukan. Sementara itu, terjemahan Bahasa Indonesianya diterbitkan oleh Elex Media Komputindo pada tahun 2023.        Komik terjemahan ini merupakan komik perempuan yang ditujukan untuk umur 15+. Untuk harganya sendiri, di Pulau Jawa dipatok sebesar Rp45.000. Ketebalannya mencapai 161 halaman, dari judul pertama sampai halaman tamat. Warnanya hitam putih.         Komik karya Mikuri Hanaboshi ini termasuk komik debut. Biasanya karya debut menjadi penentu apakah penikmatnya menyukai pekaryanya atau tidak. Jika sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, berarti komik ini termasuk komik yang bagus, apalagi penerbitnya adalah Elex.         Komik debut ini bukan komik dengan satu cerita atau komik seri, melainkan komik yang terdiri dari tiga cerita yang berdiri sendiri. Judul-judul...

Resensi Resolusiku by @edi_akhiles

Buku ini adalah buku remaja religi pertama karya @edi_akhiles. A. Identitas Buku Judul : Resolusiku Penulis : @edi_akhiles Penerbit : DIVA Press Kota terbit : Banguntapan, Yogyakarta Tahun terbit : (April) 2014 Tebal : 212 hlm. Ukuran : 13 × 19 cm Kategori : Nonfiksi religi B. Isi Buku Ada alasan mengapa penulis memberikan judul seperti itu, lalu di bawahnya terdapat keterangan bahwa buku ini berisi kisah-kisah islami. Resolusi yang dimaksud penulis adalah janji, komitmen, dan cita-cita. Penulis memberikan contoh resolusi yang top-markotop bagi muslim/muslimah.  Penentuan resolusi berawal dari proses evaluasi atau intropeksi diri. Penulis menyajikan beberapa kisah islami di buku ini dengan maksud agar pembaca bisa menjadikannya sebagai alat untuk membuat itu. Sumber kisah-kisahnya dari kitab-kitab salaf yang sangat masyur, antara lain Multaqatul Hikayat, Al-Bidayah wan Nihayah, dan Ushfuriyah. Isi bukunya dapat dilihat dari blurb dan daftar isi berikut ini. Buku ini ditujukan untuk...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...