Langsung ke konten utama

Cara Membuat Pintu dari Bambu


Bisa dilihat, ya, bambunya hanya sebagai kerangka pintu, kerangkanya dilapisi susunan kemasan mi, dan pintunya berdaun dua. Bagaimana cara membuatnya? Kita kumpulkan dahulu bahan-bahannya.


Bahan-Bahan untuk Membuat Pintu Bambu

Bahan-bahan untuk membuat pintu bambu terdiri dari:

1. Bambu

2. Tali

3. Karet ban dalam

4. Paku

5. Kemasan mi

6. Selotip bermata satu

7. Double tape


Cara Membuat Pintu Bambu

Langkah-langkah membuat pintu bambu diuraikan berikut ini:

1. Ukur lubang pintu, berapa panjangnya dan lebarnya.

2. Kurangi ukuran panjang lubang pintu beberapa cm agar pintu bisa dibuka-tutup.

3. Potong-potong bambu. Bambu panjang empat buah, sedangkan bambu lebar disesuaikan dengan kebutuhan atau keinginan. 

4. Ikat bambu panjang dan bambu lebar. Ujung bawah dan ujung atas bambu panjang wajib diikat bambu lebar. 

5. Paku dua karet ban pada salah satu sisi daun pintu.

6. Membuat susunan kemasan. Buang bagian pres-presan kemasan mi (kiri, kanan, dan belakang). Sambung kemasan satu dengan yang lainnya menggunakan selotip bermata satu.

7. Beri double tape pada bambu, lalu rekatkan susunan kemasan. Potong susunan kemasan yang kepanjangan dan kelebaran. 

8. Pasang pintu ke lubang pintu dengan memaku karet bannya. 

9. Lakukan uji coba. 

10. Perbaiki yang bisa diperbaiki.


Kunci pintu bisa diganti dengan tali yang dipasang pada setiap daun pintu. Ikat kedua tali tersebut untuk mengunci pintu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

  Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia    Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya.    Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya.       Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang ak...

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...