Langsung ke konten utama

Kutipan-Kutipan Buku Kisah dalam Kasih karya Komunitas Keluarga Cerama (KC)

 


Setiap kisah bisa dikutip, kadang lebih dari satu kutipan. Namun, biar adil, satu cerpen satu kutipan. 

POV (sudut pandang) dalam buku kumpulan cerpen "Kisah dalam Kasih" karya Komunitas Keluarga Cerama dibagi menjadi tiga POV (sudut pandang). Jadi, jangan heran dengan kata "aku" atau "kamu" berikut ini yang tidak kulabeli dengan nama tokoh, yang berarti kutipan diambil dari narasi. 


"Mendengar kabar itu, membuatmu merasa panik. Kamu belum sempat memberitahukan perasaanmu terhadapnya. Kamu pun belum sempat memberitahukan namamu padanya." (hlm. 2)


""Kalo dibenci seluruh orang di dunia ini adalah resiko untuk mencintaimu, ya nggak apa-apa, asal jangan kamu yang benci aku."" - Reni (hlm. 18)


""Bunda mohon, Kav, tolong jangan seperti ini! Kamu harus ikhlas! Jangan buang-buang waktumu hanya dengan terus-terusan meratapi Lion yang tidak akan pernah kembali lagi. Perjalanan kamu masih panjang, dan suatu hari nanti kamu pasti akan menemukan pengganti Lion—"" - Navia (hlm. 28)


"Pintu itu terbuka paksa hingga kepala Arsya refleks terangkat. Napas yang memburu dengan raut cemas terlihat jelas di hadapannya. Peluh yang menetes perlahan bersama dengan tangan yang terulur kepadanya." (hlm. 39) 


"Aku hanya mengangguk, karena jujur, aku nyaman di dekatnya. Meskipun aku tahu di mana ruang kesiswaan di sekolah ini, tapi rasanya berbeda jika tidak diantar Frasya." (hlm. 44)


"Lily memang seorang putri kecil yang sangat pintar, sehingga dirinya menjadi seorang putri yang sangat diperhatikan dalam kerajaannya. Namun, ia tidak senang dengan perhatian yang ia dapatkan, karena itu membuat hidupnya bak boneka, yang dapat diatur bebas tanpa ada kemauan dari dirinya." (hlm. 50)


"Jujur saja, itu adalah keputusan yang sangat berat saat aku meminta untuk menyudahi hubungan kami. Terlebih hubungan kami baik-baik saja, tidak ada masalah sedikit pun." (hlm. 56)


""Orang jahat akan meninggal atau berakhir dengan cara yang mengenaskan. Semoga bumi bisa menerima jasad orang itu."" - Ryan (hlm. 67)


"Hari demi hari keadaan Keyla mulai membaik. Ikhlas coba ia tanamkan dalam hati." (hlm. 74)


""Hm ... trima kasih ... tapi maaf. Kalo Mas menyukai seseorang karena manis, itu malah alasan yang gak masuk akal."" - Shinta (hlm. 84) 


"... Aku males banget kalo harus pulang. Kalo udah di rumah, pasti nggak boleh keluar lagi." (hlm. 93)


"Dan yang selalu kau katakan adalah benar atau salah itu relatif, tergantung kamu melihat dari sisi yang mana. Sekarang aku sedang melihatnya dari sudut paling menyakitkan." (hlm. 103)


"Latihan sore ini selesai dan aku segera pulang dengan Rizal yang selalu mengekor di belakangku. Anggap aja nggak ada." (hlm. 114) 


"Bagaikan sepasang sayap yang menyatu dengan raga burung hingga menjadi indah dilihat, atau seperti busa dan ombak yang saling bertautan dengan alami tanpa buatan." (hlm. 124) 


"Malvin menatap wajah Alita yang pucat. Sungguh, dirinya merasa bersalah karena tidak bisa menjaganya." (hlm. 128)


""Selama ada gue, seujung kuku pun lo nggak akan bisa nyakitin dia."" - Devan Maulana (hlm. 134)


""Lo tenang aja, gue selalu ada kok. Gue bakal selalu ngelindungi lo."" - Ayu (hlm. 145)


"Alvaro benar-benar merindukan sosok peri kecilnya. Semenjak mereka berpisah, Alvaro hanya menginginkan Peri Kecil datang kembali lalu mereka menikah seperti yang ia ucapkan sebelum mereka berpisah, sesuai perjanjian mereka waktu itu." (hlm. 156) 


Nama-nama penulis (nama akun WP): 

1. A.D. Antara "Si Cipu" (SiCipuOTR)

2. Amalia T. Djamiri (DewaZeus98)

3. Arika Hafizhah Annabilla (arikaannabilla)

4. (Dandeliona)

5. (Fani_dy26)

6. Hana Lestari (Hanaa06_)

7. (Indahhayu141)

8. Irma Adella (adella22user699359)

9. Kaloka (loka_kaloka) 

10. Lani Nurohmah (Bulan_Lani)

11. Nandreans (nandreans)

12. ResaMntthn (penulisbayaran_24)

13. Syasya Alqadri (Syalqadri)

14. Widya Mailani (widyadz26)


Meskipun penulisnya hanya empat belas orang, jumlah cerpen pada buku ini ada delapan belas buah. 


Penerbit : Anara Publishing House

Kota terbit : Jember 

Tahun terbit : (November) 2020

Tebal buku : ii + 158 hlm.


Buku ini sudah lebih dari 2 tahun, jadi masa kontraknya sudah habis. Namun, kalau buku ini memiliki ISBN, maka buku ini ada di perpusda di mana penerbit buku ini berada dan di perpusnas. 

Anda juga bisa membacanya di Wattpad, tetapi sepertinya masih versi revisi penulis. Temukan saja di akun @KeluargaCERAMA.

Kalau banyak yang berminat membeli bukunya, mungkin buku ini akan diterbitkan kembali. Bahkan bisa lebih dari delapan buah cerpen. 


Resensi buku ini: https://kumpulanpraktik.blogspot.com/2022/01/resensi-buku-kisah-dalam-kasih-karya.html


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

  Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia    Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya.    Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya.       Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang ak...

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...