Langsung ke konten utama

Resep Sayur Japan (Labu Siam) Bakso Santan ala Putri Mariamulia Utami


Bahan-bahan:







1. Japan (Labu Siam) 2 buah

2. Bakso ½ buah

3. Wortel 1 buah

4. Loncang 1 buah

5. Seledri 2 buah

6. Kelapa ¼—½ buah

7. Bawang merah kecil 6 buah

8. Bawang putih sedang 2 buah

9. Merica 25 butir

10. Ketumbar 50 butir

11. Cabai rawit 3 buah

12. Air 2 gelas besar

13. Garam secukupnya

14. Gula 1 sdm


Cara membuat Sayur Japan (Labu Siam) Bakso Santan:

1. Kupas japan, wortel, bawang merah, & bawang putih.

2. Buang bagian akar loncang & seledri. Lalu, buang daun loncang & seledri yang tidak layak dimakan.

3. Buang tangkai cabai rawit. 

4. Cuci japan, wortel, bawang merah, bawang putih, loncang, seledri, cabai rawit, dan kelapa. 

5. Buang biji japan, lalu potong-potong. 

6. Potong-potong wortel, loncang, seledri, & bakso. 

7. Haluskan cabai rawit, merica, ketumbar, bawang merah, & bawang putih. 

8. Parut kelapa. Kasih air 1 gelas besar. Dan terakhir, peras-peras parutan kelapa yang sudah diberi air. 

9. Panaskan air 1 gelas besar dengan panci/wajan. Masukkan bumbu (no. 7), garam, & gula. 

10. Setelah mendidih, masukkan potongan japan, wortel, & bakso. 

11. Setelah japan, wortel, & bakso setengah matang, masukkan potongan loncang & seledri serta saring santan. Peras-peras parutan kelapa hingga santannya keluar. 

12. Tunggu sampai matang. 


Selamat mencoba. 


Sampai jumpa. 


Semoga bisa ketemu dengan resep-resepku lagi. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

  Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia    Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya.    Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya.       Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang ak...

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...