Langsung ke konten utama

Resensi Buku Alhamdulillah Aku Sehat Imanku Kuat (50 Ajaran Islam tentang Kesehatan) karya Widya Ross dan Miftah Subarkah (cap jagoan komik Islam)


A. Identitas Buku

Penulis : Widya Ross

Ilustrasi & desain sampul : Miftah Subarkah

Penerbit : al-Kautsar Kids (Pustaka Al-Kautsar Grup)

Tahun terbit : 2019 

Kota terbit : Jakarta Timur


B. Isi Buku

Buku komik ini ditujukan untuk anak-anak Islam, sehingga bisa dibaca oleh semua umur. Semua gambarnya berwarna, termasuk ilustrasinya. Komiknya pendek dan tokoh utamanya adalah anak-anak yang berada di sampul—Dimas dan Annisa.

Rasulullah saw. bersabda, "Sungguh, badanmu memiliki hak atas dirimu." (HR Muslim). Kita dapat menjaga kesehatan dengan cara:

1. Tidur, makan, dan minum yang baik;

2. Salat dan puasa sunah;

3. Berolahraga;

4. Bersyukur;

5. Menjaga makanan, minuman, mulut, gigi, kuku, rambut, & hati;

6. Mandi;

7. Minum minuman tertentu;

8. Wudu dan salat dengan benar;

9. Bersabar;

10. Makan makanan tertentu pada saat tertentu; 

11. Menjaga kebersihan tempat tidur, ruangan, & halaman rumah; 

12. Menyambung silaturahmi; 

13. Rajin berdoa & berzikir;

14. Berobat jika sakit; 

15. Istirahat;

16. Memakai pakaian yang baik;

17. Mendengarkan dan membaca Al-Qur'an;

18. Sedekah;

19. Berjalan dengan tegap.

Setiap komik dilengkapi dengan ayat Al-Qur'an atau hadis sesuai topiknya. Selain itu, juga diberi catatan yang sebagian dilengkapi dengan hasil penelitian, pendapat dari ahlinya, atau sejenisnya. 


C. Penilaian Buku

¤ Sampulnya tidak biasa. Ada garis-garis horizontal yang timbul (cembung). Bagian-bagian tertentu juga ada yang timbul. 

¤ Identitas dan kata pengantar dijadikan satu halaman, sehingga lebih menghemat kertas. 

¤ Ada beberapa komik yang menjelaskan secara spesifik tentang suatu ayat Al-Qur'an/hadis dan atau hasil penelitian/pendapat dari ahlinya/sejenisnya, begitu pun sebaliknya. Misalnya, di komik itu dianjurkan makan sayur dan buah, tetapi hadisnya menguraikan bahwa Nabi Muhammad menyukai labu air.

¤ Di halaman paling belakang ada poster bagi yang ingin menerbitkan komik atau buku anak.


Profil Penulis & Komikus

1. Widya Ross

Widya berasal dari Jatim. Sejak kecil hobi menulis dongeng. Sering kali dia mendongeng pada teman-temannya. Pada tahun 2010, Widya mulai menulis buku anak. Buku anak pertamanya berjudul Tiga Kecoak Pahlawan. 

Hingga pada tahun 2019 sudah ada dua belas buku yang telah diterbitkan. Sebelumnya Widya aktif menulis cerpen di koran dan majalah. Dia bahkan pernah ikut workshop provisi dan room to read. Hasilnya, dia menulis buku untuk pembaca pemula berjudul Hari yang Melelahkan. Buku ini diluncurkan di acara AFCC di Singapura. 

Buku-bukunya pernah ikut mewakili Indonesia untuk dipamerkan di Frankfurt Book Fair dan Bologna Book Fair. Dia juga pernah bekerja sama dengan Tim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuat buku anak tentang pengenalan budaya Indonesia. 

Bagi yang ingin berkenalan, silakan kontak email widya.ros@gmail.com, atau add Facebook Widya Ross, atau melalui instagram @widyaross. 

2. M. Miftah Subarkah (@miftah.sbrkh)

Pria kelahiran Sukabumi ini berumur 24 tahun pada tahun 2019. Dari kecil sangat suka menyukai dunia komik dan menggambar. Namun, semua sirna setelah menikahi @riska.simpati. 

Mulai saat itu dia lebih menyukai istrinya daripada komik. 

Di samping sebagai owner di Komik Elka Studio, Subarkah membuat komik online di @komik.elka. 

Komentar

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkomentar di unggahan saya.

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

  Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia    Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya.    Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya.       Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang ak...

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...