Langsung ke konten utama

Resep Membuat Oseng Mie ala Putri Mariamulia Utami


Bahan-bahan yang diperlukan: 

Mie bihun/kaca/bening ½ bungkus 

Mie kuning yang tidak ada bumbunya 1 bungkus

Bawang merah 6 buah 

Bawang putih 3 buah 

Merica ¼ sdt 

Ketumbar ½ sdt 

Cabai 6 buah 

Kunir/kunyit (pewarna kuning) atau kecap (pewarna cokelat)

Garam

Gula ½ sdm

Daun bawang/loncang 2 buah 

Seledri 4 buah 

Minyak 3 sdm

Air 1 gelas besar

Bisa ditambah sayuran lain, sosis, bakso, atau lainnya


Peralatan yang dibutuhkan:

Telenan

Pisau

Wadah 

Alat untuk mengulek 

Wajan

Spatula gepeng/pipih/tipis


Cara membuat Oseng Mie:

1. Kupas bawang merah dan bawang putih. 

2. Buang tangkai cabai, lalu cuci bersama bawang merah, bawang putih, daun bawang, seledri, dan sayuran tambahan.

3. Potong tipis-tipis daun bawang, seledri, dan cabai. 

4. Lembutkan merica dan ketumbar serta kunir (jika memakainya), kemudian ulek bawang merah dan bawang putih dengan tekstur kasar.

5. Panaskan minyak, lalu tumis bumbu (no. 4) dan potongan cabai. 

6. Setelah itu, masukkan air, garam, dan gula. 

7. Setelah mendidih, masukkan mie bihun dan mie kuning serta sayuran yang tidak mudah empuk seperti kol/kubis dan wortel. Aduk merata, ya.

8. Ketika hampir matang, masukkan potongan daun bawang dan seledri serta kecap (jika menggunakannya). Sambil menunggu matang, aduk rata dan potong-potong mie-nya dengan spatula. 


Oseng Mie pun siap dimakan. 


Selamat mencoba. 


Sampai jumpa. Semoga kita bertemu lagi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

  Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia    Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya.    Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya.       Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang ak...

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...