Langsung ke konten utama

Resensi Buku Novel "Polisi Tampan Itu Jodohku" karya Ruang Rindu



A. Identitas Buku

Judul : POLISI TAMPAN ITU JODOHKU: Percayakah Kamu Akan Cinta?

Penulis : Ruang Rindu

Tahun Terbit : (September) 2021

Penerbit : Loka Media cabang Cirebon

Kota Terbit : Cirebon, Jabar


B. Blurb 

Kisah ini menceritakan dua orang anak kuliahan yang jatuh cinta pada kedua polisi tampan. Bermula dengan insiden taksengaja menabrak pria berpakaian polisi, hingga akhirnya mereka dekat. Dan ternyata pria tersebut adalah sahabat kakaknya yang juga sama-sama seorang polisi. Setiap mereka bertemu, mereka selalu bertengkar sehingga sang kakak berinisiatif untuk menjodohkan keduanya. 

Setelah sekian lama mereka bersama sebagai seorang teman, kini keduanya memiliki perasaan cinta yang melekat pada kedua bola mata mereka yang sangat terlihat jelas. Hingga insiden penculikan mengubah semuanya, mereka resmi jadian. 

Meskipun begitu banyak rintangan yang mereka hadapi, akankah kisah mereka berlanjut hingga jenjang serius? Atau mogok di tengah jalan? Takdir siapa yang tahu bahwa yang dekat mungkin jodoh kita? 


C. Sinopsis Buku

Kakak beradik, Maulana Yusuf dan Zahira Novita, buru-buru ke kampus. Sesudah Yusuf pergi, Zahira menabrak Muhamad Faisal. Setelah selesai menjelaskan tentang pendaftaran kepolisian di kelas Zahira, Faisal meminta Aldi Mahardika, temannya, untuk mencari tahu tentang Zahira. Saat Zahira ke kantin, perempuan ini menabrak Faisal lagi. 

Aulia Azahra, sahabat kecil Zahira, memanggil Zahira yang sedang menemani Faisal. Saat pulang, seseorang menawari Zahira tumpangan. Sesampainya di rumah, Zahira dikenalkan dengan Ayu Lestari. Karena Yusuf merasa kenal dengan pengantar adiknya, dia meminta adiknya mengajak laki-laki itu turun. 

Faisal meminta izin menginap di rumah Yusuf. Zahira juga meminta kakaknya itu agar mengizinkan Aulia menginap. Sore harinya, Faisal mengajak Zahira pergi. Baru menikmati suasana taman, Zahira dihubungi Aulia.  

Di ruang tamu, Yusuf bilang kepada Faisal bahwa dirinya suka seseorang. Lalu, Faisal menawarinya bantuan, tetapi dengan syarat. Pagi harinya, Zahira dan Aulia berangkat ke kampus. Kemudian, Yusuf meminta Faisal untuk mengawasi mereka. Belum sampai di kampus, Zahira dibekap. 

Saat melihat mobil penculik Zahira, Faisal mengikutinya bersama Aulia. Dia juga meminta bantuan orang lain. Sesampainya di hutan, Faisal memandu semuanya. Saat masuk ke sebuah bangunan, dia mencoba meraih pistol yang mengenai perut Aulia. 

Faisal membawa Zahira dan Aulia ke rumah Zahira. Saat Aulia menduga nama pelakunya, perempuan ini dan Yusuf pergi ke kantor polisi. Putra Ardiansyah, sang pelaku, memberi alasan dirinya menculik Zahira. Tidak lama setelah mereka pulang, Zahira siuman. Malam tiba, Aulia mendapat telepon, tetapi hanya ada suara hewan. Sesampainya di tempat si penelepon, Zahira, Aulia, Yusuf, dan Faisal bertemu Yoga Saputra. 

Setelah Yusuf dan Faisal menembak Yoga, kedua laki-laki ini menyusul Zahira dan Aulia. Sesampainya di rumah, Aulia ketakutan saat didekati Yusuf. Pagi tiba, Zahira mengajak Faisal membuat sesuatu. Ketika Yusuf dan Aulia bangun, kedua orang ini mencari mereka. Siangnya, Yusuf dan Aulia ke supermarket, sedangkan Zahira dan Faisal ke kantor polisi. Sesampainya di kantor polisi, tanpa sengaja Zahira menabrak Ardi. 

Suatu hari, Yusuf mengundang bapak Faisal. Kemudian, Faisal ditelepon bapaknya, membicarakan tentang perjodohan. Saat lamaran, mereka ke rumah calon istri Faisal. 

Sepuluh tahun kemudian, Zahira dan Faisal memiliki dua anak, Rahadian Surya Putra dan Sasya Anatasya. Wajah kedua anak mereka berbeda, tetapi sama-sama pandai dan cepat tanggap. Si anak laki-laki menjadi most wanted dan mempunyai tiga sahabat, Kelvin Mahendra, Kalvin Mahendra, dan Devano Gio Alvaro. 

Sekarang, Putra dan Sasya sudah tumbuh besar. Putra kuliah, sedangkan Sasya SMA. Mereka tinggal di apartemen, berdua saja. Putra bekerja sebagai pelayan, sedangkan adiknya membuka usaha kecil-kecilan.

Putra, ketiga sahabatnya, dan Geavino Bustami sama-sama mendapat beasiswa, tetapi Gea selalu dirundung. Perempuan itu sendiri yang memilih untuk menjadi gadis berpenampilan nerd.

Suatu pagi, Gea ditabrak seseorang ketika berjalan kaki. Lalu, seorang laki-laki menolongnya, bahkan mengantarnya ke kampus. Dia juga mengenalkan Gea pada sahabat-sahabatnya. Hanya Devan yang tampak tidak suka dengan Gea. 

Devan mengatakan apa yang membuatnya benci kepada Gea. Lalu Gea termenung mengingat masa lalunya. Devan pun menghampirinya saat perempuan itu menangis. 

Setelah mencari referensi untuk sidang kelulusan, Putra, ketiga sahabatnya, dan Gea pergi ke apartemen Putra. Setelah makan, Gea meminta saran Sasya. Putra yang menguping mereka, dadanya terasa sesak. 

Putra menghindari Gea dan bersikap dingin kembali pada perempuan itu. Saat di kafe, dia makin patah hati dan sakit hati.

Setahun kemudian, Putra mengintai sepasang kekasih saat bersama Saras Narendra, kekasihnya. Saat sampai di rumah Saras, Putra mengatakan yang sebenarnya.

Beberapa hari kemudian, suara lagu dari kamar adiknya membuat Putra menangis. Lalu hatinya menjadi sakit karena sebuah lagu saat keluar dari apartemen. 


D. Kelebihan dan Kekurangan Buku

Kelebihan: 

1. Novel ini memiliki epilog dan dua bonus bab.

2. Setiap bab terdapat qoutes, kecuali bab 11 dan epilog.

3. Halaman untuk "bab" terpisah dengan isinya dan layoutnya cantik.

4. Isi cerita per bab tidak terlalu banyak, jadi cocok untuk pembaca yang tidak mau kewalahan dalam menyelami kisahnya. 

5. Terselip puisi di ceritanya, jadi bagi yang suka puisi, bisa menikmatinya. 

6. Terdapat sebuah lirik lagu. Lirik ini bisa dibaca sambil mendengarkan lagunya. 

Kekurangan: 

1. Tidak ada judul dan nama penulis di samping sampul, hanya ada logo penerbit. 

2. Bentuk daftar isinya didahulukan nomor halamannya lalu tulisan bab-nya. Lebih baik daftar isinya dihapus, toh babnya tidak ada judulnya. 

3. Ada bagian yang kurang masuk akal. Pertama, anak 5 tahun sudah kelas 6 SD. Kedua, bekerja sebagai pelayan dan membuka usaha kecil-kecilan bisa membayar biaya apartemen mewah dan kebutuhan sekolah di bangku perkuliahan dan SMA.

4. Ada satu kesalahan penulisan nama, yaitu Devan jadi Davin. Untung tidak sampai lima kali.

5. Saat hati Putra sakit karena sebuah lagu, penulis tidak menulis judul lagunya. 


E. Biodata Penulis

Nama asli penulis adalah Fitri Rahmawati. Sekarang, dia duduk di bangku SMA. Usianya 18 tahun. Perempuan itu mengaku memiliki banyak masalah, tetapi masalah itu dia hadapi dengan memulai kariernya. FYI, dia suka mengikuti seminar dan berbagai event yang menurutnya menarik. 

Untuk mengetahui lebih banyak tentangnya atau mau membaca karyanya yang lain, silakan cari tahu sendiri di:

1. FB : Ftri ftri rhmwti

2. IG : Ruang Rindu

3. KBM App : Fitri Rahmawati

4. Wattpad : Fitri Rahmawati

5. Noveltoon : Fitri Rahmawati

6. No. WA : 0857-2148-4475

7. Email : Rahmawatifitri085@gmail.com


Sekian resensi dari saya. Terima kasih karena Anda sudah berkenan membacanya. Apabila ada salah kata atau apa pun itu, saya meminta maaf dan kalau bisa, mohon kritik dan sarannya. Semoga kita dapat berjumpa lagi dalam keadaan sehat walafiat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

  Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia    Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya.    Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya.       Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang ak...

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...