Langsung ke konten utama

Resensi Buku Komik Next G "Fisika Leader" (cap) Ghost School Days (GSD)

 


Identitas Buku


Jenis Buku: Kumpulan komik 

Penulis dan Kreator:

1. Najla Azkiya Rochman & Satrio (Satrio Ririt Sutarno)

2. Najla Nursyifa Hermawan & Aryo (Naufal Aryo atau Mamang) 

3. Rayqha Lubna Zahra S.A. (R.L.Z. Safa Al-Zena) & Kairi (Wanda)

4. Hanifah Army Azahra & Faisal (Faisal A.S.)


Meski di sampul depan hanya tertulis nama mereka berdelapan, di sampul belakang ditambah Assyifa S. Arum (Citra M.), Satrio, dan kawan-kawan, yaitu Geugeu Morie dan Rendra M. Ridwan. Kakak-kakak tersebut membuat komik GSD yang khusus dibuat untuk adik-adik, maksudnya anak-anak. 


Nama Penerbit : Muffin Graphics (PT Cerita Anak Bangsa) 

Kota Terbit : Bandung

Tahun Terbit : 2019

Jumlah Halaman : 100 hlm. 


Isi Buku


Sesuai dengan cuplikan komik di sampul belakang, komik ini termasuk komik hitam putih. Judul-judulnya, yaitu Fisika Leader, Mancing Maniac, Gara-Gara Selfie, Air Dingin, dan Makhluk dari Venus. Kertas yang dipakai adalah kertas krem, bukan cokelat. Kalau cokelat itu, atasnya krem. 


Di kata pengantar disebutkan bahwa komik ini dibuat oleh anak-anak dan untuk anak-anak, tetapi komikus yang menginterpretasikan kreativitas mereka ke dalam rangkaian cerita bergambar. Anak-anak yang menulis cerita ini merupakan anak-anak kelahiran 2006—2008. Mereka ada yang kelas V dan VI. 


Bagaimana dengan isinya? 


1. Fisika Leader

Dalam judul komik ini, Irene meminta teman sekelasnya yang mendapat nilai tertinggi untuk mengajarinya dan teman-temannya belajar Fisika. Ternyata Toni menggunakan metode "gasing". 


2. Mancing Maniac

Naila menunjukkan poster lomba memancing kepada ayahnya. Awalnya sang ayah tidak tertarik sama sekali, tetapi saat melihat hadiahnya, beliau langsung menjadi semangat. Beliau pun berlatih keras bersama Naila. 


3. Gara-Gara Selfie 

Olive sangat suka berselfie. Saat liburan bersama keluarganya, dia membawa HP dan tongsisnya. Gadis itu begitu antusias saat melihat tempat wisatanya, tetapi dia banyak mendapat kesulitan. 


4. Air Dingin 

Jari Fadhil kedinginan saat mencelupkannya ke kulah. Namun, dia tidak punya pilihan lain selain mandi. Oleh karena kejadian itu, keesokan harinya, dia nekat mandi koboy saat hendak pergi ke sekolah. 


5. Makhluk dari Venus

Mariam dan teman-temannya hendak belajar bareng di rumahnya. Namun, di tengah perjalanan, sebuah piring terbang mendarat di hadapan mereka. Winx, pemilik piring terbang itu, ternyata seorang komandan yang berasal dari Venus. 


Kelebihan Buku


Penerbit memberikan salinan komik asli karya anak-anak. Jika dibandingkan dengan isi komik buku ini, memang agak berbeda, tetapi itulah kelebihannya. Jika komiknya sama persis dengan komik anak-anak itu, maka bisa jadi karya asli mereka tidak ditampilkan. 


Dari segi cerita, gambar, dan penggambarannya, anak-anak itu sudah bisa menunjukkan bakat mereka. Keempatnya bisa menggambarkan awalan, konflik, dan penyelesaian masalahnya dengan baik, bahkan tiga dari empat komik mereka mampu menggambarkan tokoh orang tua. 

Konflik yang ringan yang diberikan pada cerita "Makhluk dari Venus", saya kira bisa menjadi bahan bacaan untuk anak-anak. Bahkan sebelum penulis dan kreatornya menceritakan isinya, mereka mengenalkan para tokohnya. Meskipun ada sembilan tokoh yang terlibat, komik ini tetap seru. 


Oh iya, ada video unboxing buku ini di channel Youtube penerbit. Search saja "unboxing fisika leader". Penerbit juga bilang kalau animasi GSD juga ada di channel Youtubenya. Search saja di beranda. Ada juga new release, sinopsis, fun fact, highlight, games, quotes, dan tips & trick di Instagram penerbit @muffingraphics_official. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

  Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia    Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya.    Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya.       Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang ak...

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...