Langsung ke konten utama

Resensi Buku Goresan Jejak Melodi Jilid 3 karya Uca & Team Pena Kutilang


Identitas Buku


Penulis : Poetree Malu, Adinda Rahmadani Adji, Bulan Praharsini, Dara Samika, Elva, Ferry Yatna, Karmila, Mariska Shinta Dewi, Michella Anastasya, Nabila Naufali Qurrotu'ain, Nadia Abdat, Nur Fadillah, Siti Khusnul Khotimah, Sri Multy Pratiwi, Tresna Juwitasari, dan Uca. 

Penerbit : CV. Laditri Karya

Kota Terbit : Baturaja, Sumsel

Tahun Terbit : 2020

Tebal Buku : vi + 186 hlm. 


Ringkasan Buku


Buku ini merupakan buku kumpulan song story dengan 17 judul cerpen. Lagu-lagu yang dijadikan inspirasi, di antaranya: Mengharapkanmu oleh Tegar Septian, Biar Aku yang Pergi oleh Aldy Maldini, Celengan Rindu oleh Fiersa Besari, Ana Uhibbuka Fillah oleh Aci Cahaya, Tentang Rindu oleh Virzha, Korban Janji oleh Guyon Waton, Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan oleh Payung Teduh, Don't Watch Me Cry oleh Jorja Smith, Salah Apa Aku oleh Ilir 7, dan Di Sana Menanti di Sini Menunggu oleh UK'S. 

Ya, sebagian besar cerita ini tentang cinta. Apa saja? Friendzone, cinta segi tiga, salah paham, pertemuan, penantian, cinta bertepuk sebelah tangan, perjodohan, cinta dalam diam, pengkhianatan, perpisahan, kesetiaan, dan kegalauan. Sebagian kecil tentang misteri dan SOL. 


Berikut saya kutipkan isi bukunya. 


"Aku tak suka diganggu oleh masa lalu. Aku akan menjalani hidup yang baru. Lebih baik aku dijodohkan daripada mengalami kisah cinta serumit yang dulu. Yang kumau tak hanyalah sebuah nafsu, tapi juga cinta yang tak mudah berlalu." - Jodit (hlm. 174)


Kelebihan dan Kekurangan Buku


Cerita-ceritanya ditulis dengan rapi, tidak berbelit, dan memiliki alur yang tidak terduga. Kertasnya memakai kertas kuning, kertas yang cocok untuk buku fiksi. Judul pada setiap cerpen ditulis dengan jenis huruf yang berbeda dengan yang lainnya. Ilustrasinya sederhana, tetapi mengesankan.

Sementara itu, kekurangannya meliputi daftar isi yang ditebalkan semua, ada satu tanda yang berbeda pada isi buku, ketidakkonsistenan tanda pada akhir cerita, dan ada beberapa karya penulis yang tidak menyebutkan judul lagu yang menjadi inspirasinya. Ada juga yang diberi tahu judul lagunya, tetapi tidak diberi tahu siapa penyanyinya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

  Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia    Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya.    Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya.       Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang ak...

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...