Langsung ke konten utama

Tutorial Membuat Notebook

 


Tutorial berikut ini dapat menghemat uang. Mungkin karyaku tampak kurang bagus, tetapi tidak menutup kemungkinan kamu dapat menghasilkan notebook yang lebih bagus dariku. 


Bahan-bahan yang diperlukan:

1. Kardus susu atau sejenisnya, 

2. HVS A4 secukupnya, dan

3. Double tip. Mungkin bisa juga memakai stapler.


Langkah-langkah membuat notebook:

1. Potong HVS A4 menjadi 4 bagian sama besar.

2. Potong kardus susu seukuran potongan HVS A4, kemudian lipat sama besar. Semua potongan HVS A4 juga dilipat sama besar. 

3. Buat pola pada semua potongan HVS A4 dan potongan kardus susu. Misal: pola kupu-kupu di bawah ini.

4. Rekatkan semua potongan HVS A4 ke dalam lipatan kardus susu dengan menaruh double tip di tengah-tengahnya, seperti foto di atas. Setelah satu potongan HVS A4 direkatkan, taruh double tip lagi lalu rekatkan potongan HVS lain. Dan seterusnya. 

5. Lipat gabungan potongan kardus susu dan potongan HVS A4, kemudian rapikan bagian pinggirnya.

6. Hias sampul jika perlu. 


Notebook pun siap digunakan. Bisa untuk menulis diary, quotes, puisi, dll.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Film Mulai Ulang Bumi

  Foto: YouTube/Q1Q2 Movie Channel Indonesia    Film "Mulai Ulang Bumi" merupakan film fiksi ilmiah (scifi) terjemahan dengan durasi 01:29:16. Film ini menceritakan tentang tumbuhan yang berubah jadi monster. Waktu berlalu hingga peradaban manusia menjadi kacau. Suatu sore ada seorang anak perempuan menemukan anjing peliharaannya. Ayahnya mengatakan bahwa itu bukan anjing mereka. Ketika anjingnya lari, si anak mengejarnya.    Monster tumbuhan aktif pada malam hari. Ketika sang ayah berhasil menemukan anaknya, monster tumbuhan ada di dekat anaknya dan mulai menyerang mereka. Sang ayah pun berusaha kabur dengan menggendong anaknya.       Mereka berhasil selamat, tetapi tak lama kemudian, monster tumbuhan menculik si anak. Sang ayah menemukannya di sebuah gedung lantai 2. Ketika dia hampir gagal, sekelompok tentara datang menolong mereka. Setelah monster itu mundur, kelompok tentara itu memberikan informasi tentang gelombang hijau global yang ak...

Resensi Tiga Bocah Konyol: Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" by Rudiyant

Saya kurang tahu apakah novel ini benar-benar bisa dibaca oleh anak-anak 8—12 tahun, dan mungkin atasnya lagi. Saya, kan, sudah lupa masa-masa itu, dan saya bukan ahli anak. Otak saya juga belum sejauh itu mengenal dunia anak usia itu. Baca saja deh resensi saya ini. A. Identitas Buku Judul : Tiga Bocah Konyol (novel petualangan anak jenius bin amburadul) Daylight Ghosts "Setan-Setan Siang Bolong" Penulis : Rudiyant Penerbit : EBOOKINDO Tahun Terbit : 2019 Tebal : 160 hlm. (136 hlm. isi, 2 hlm. profil penulis) Ukuran : 13 × 19 cm B. Isi Buku 1. Unsur Intrinsik Buku a. Tema : Petualangan, kebingungan, kehilangan, penculikan, dan percobaan pembunuhan Dari novel ini, saya belajar bahwa tidak semua penculik berhati buruk. Maksud saya, seseorang/sekelompok orang yang membawa orang/sesuatu tidak berniat menculik, tetapi karena ada hal tertentu yang membuat dia/mereka terpaksa melakukan hal itu. b. Tokoh : 1) Kosim : Ketua tiga bocah konyol, cerdas, bocah konyol terganteng, nakal 2)...

Resensi Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) by Ernest Prakasa

A. Identitas Buku Judul : Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) Penulis : Ernest Prakasa Penerbit : Rak Buku Kota terbit : Depok/Jakarta Tahun terbit : 2014 (cetakan V) Tebal : x + 170 hlm.  Ukuran : 14 × 20 cm Jenis : Nonfiksi komedi B. Isi Buku Ngenest (Ngetawain Hidup A La Ernest) adalah buku kedua karya Ernest Prakasa. Buku tersebut diambil dari kisah nyata dan penulis yang berprofesi sebagai komedian itu ingin dirinya terlihat jauh lebih "nampol" di bukunya ini. Sayangnya, saya belum membaca buku pertamanya, jadi tidak bisa menilai kenampolan antara buku pertama dengan buku keduanya ini. Yang pasti, kita akan mendapatkan banyak informasi atau ilmu pengetahuan di buku Ngenest ini, seperti yang tersirat dalam daftar isi berikut. Lebih jauh tentang isi bukunya, Anda bisa memperkirakannya lewat blurb dan review pembaca di bawah ini. Jika kurang cukup, Anda bisa membaca kutipan-kutipan yang saya ambil dari bukunya. "Sperma yang sudah meninggalkan 'markas' mungkin...